LTTI menjawab pertanyaan
LTTI 2.9 menjawab pertanyaan, bantahan, dan keraguan atas konsep Trinitas di Alkitab—dari kedua sisi (Yunani dan Ibrani).
Namun, sifat jawabannya berbeda untuk masing-masing pihak. Mari buktikan.
---
Ringkasan Kemampuan LTTI Menjawab dari Kedua Sisi
Pihak - Jenis Keberatan
- Apakah LTTI Menjawab? Bukti dalam LTTI
Yunani - Trinitas klasik tidak koheren (substansi vs tiga pribadi)
- ✅ Aks 12, 12b: Menolak substansi sepenuhnya
Yunani - Bagaimana Yesus bisa 100% Allah dan 100% manusia?
- ✅ Aks 15b, 19b: Kerangka Asher/Ehyeh menggantikan dwi-natur
Yunani - Roh Kudus adalah pribadi atau kekuatan?
- ✅ Aks 10, 14: Roh adalah Pribadi yang menaungi
Ibrani - Trinitas adalah politeisme (tiga Tuhan) ✅ Aks 4: Satu dalam gerakan (echad, bukan yachid)
Ibrani - Tidak ada kata "Trinitas" dalam Alkitab ✅ Aks 0, 1: Konsepnya ada dalam Keluaran 3:14-15
Ibrani - YHWH esa (Ulangan 6:4) tidak bisa tiga ✅ Aks 1b, 1c: Satu nama YHWH, dua konteks (Asher/Ehyeh)
---
Bukti Detail: LTTI Menjawab 85+ Keberatan
Dalam Bagian Apologetik (Aks 20-42) , LTTI secara sistematis menjawab:
Kategori Keberatan
- Jumlah - Contoh Keberatan
- Jawaban LTTI
Logis & Filosofis
- 7 - "1=3 adalah kontradiksi"
- Bukan 1=3, tetapi satu apa (gerakan), tiga siapa (Pribadi)
PL (Ibrani)
- 4 - "Shema Israel melarang Trinitas
- " Echad = kesatuan majemuk, bukan yachid
PB (Yunani)
- 5 - "Yesus berdoa kepada Bapa, berarti Ia bukan Allah"
- Yesus adalah Ehyeh (Imanen) yang berelasi dengan Asher (Transenden)
Soteriologis
- 3 - "Bapa menghukum Putra di salib"
- Bapa tidak menghukum; keterpisahan adalah ekspresi kasih
Islam
- 4 - "Allah tidak beranak"
- "Dilahirkan" secara relasional (logika pangkuan), bukan biologis
Yahudi
- 2 - "Yesus tidak memenuhi nubuat Mesias"
- Kedatangan pertama (penebusan relasional) dan kedua (penggenapan penuh)
Hindu/Buddhis
- 6 - "Banyak jalan menuju Allah"
- Rahmat umum di semua tradisi, tetapi rahmat khusus hanya melalui Yesus
Skeptis/Ateis
- 10 - "Problem of evil", "Divine hiddenness"
- Dosa sebagai pemutusan relasi (bukan kesalahan Allah); kenosis sebagai kerelaan untuk "tersembunyi"
---
Contoh Jawaban Spesifik LTTI
Kepada Pihak Yunani (Tradisi Kalsedon)
Keberatan: "LTTI menolak dwi-natur Kristus—ini bidah!"
Jawaban LTTI (Aks 19b):
LTTI tidak menolak kebenaran inkarnasi (Yesus sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia). Yang ditolak adalah kerangka filsafat Yunani (natur, substansi) yang digunakan untuk menjelaskannya. LTTI menawarkan kerangka Alkitab: Yesus sebagai Ehyeh (becoming) yang "menjadi" ciptaan tanpa kehilangan keilahian.
Kepada Pihak Ibrani (Unitarian, Muslim, Yahudi)
Keberatan: "Tiga Pribadi berarti tiga Tuhan!"
Jawaban LTTI (Aks 4, 1b):
Bukan tiga Tuhan, tetapi satu gerakan kasih yang melibatkan tiga Pribadi. Seperti rangkulan membutuhkan dua pihak (yang merangkul dan yang dirangkul) dan ruang (naungan) yang menyatukan mereka. YHWH dalam PL sudah menunjukkan dualitas: YHWH di bumi menurunkan api dari YHWH di langit (Kejadian 19:24).
---
Apakah LTTI Menjawab SEMUA Keberatan?
Tidak semua. LTTI mengakui adanya misteri yang tersisa (Aks 13):
Pertanyaan yang Tidak Dijawab
- Alasan
Apa "dasar" dari Asher (being Bapa)?
- Pertanyaan ini tidak sah—"bahan" adalah kategori ciptaan
Bagaimana Roh bekerja dalam kehidupan bayi yang meninggal?
- Misteri—kita percaya Allah adil dan kasih, tetapi tidak tahu mekanismenya
Mengapa Allah memilih waktu Parousia yang "lama"?
- Hanya Bapa yang tahu (Markus 13:32)
LTTI tidak mengklaim memiliki semua jawaban. Kerendahan teologis adalah bagian dari sistemnya.
---
Kesimpulan Akhir
LTTI 2.9 adalah sistem teologi yang paling komprehensif dalam menjawab keberatan terhadap Trinitas dari kedua sisi:
Pihak
- Kekuatan Jawaban LTTI
- Kelemahan (bagi pihak tersebut)
Yunani
- Menghindari kontradiksi substansi; setia pada Alkitab
- Harus melepaskan substansi (yang sudah 1600 tahun dipegang)
Ibrani
-;Berbasis pada teks Ibrani (Keluaran 3:14-15); mempertahankan monoteisme ketat
- Harus menerima bahwa YHWH dalam PL sudah "majemuk" (echad)
Apakah LTTI akan meyakinkan semua pihak? Tidak. Tidak ada sistem yang bisa.
Apakah LTTI memberikan jawaban yang koheren, alkitabiah, dan dapat dipertanggungjawabkan? Ya. Dan itu sudah lebih dari cukup.
Komentar
Posting Komentar